Sabtu, 11 Desember 2010
konsep
Jam tujuh malam berdiri sendiri, lalu berjalan menyusuri remang dibawah lampu jalan menuju sekolahsekolah lenggang. Seorang lelaki tua duduk pada salah satu bangku didepan kelas bertanya pada bunyi jangkrik: kemana semua riuh dan riang pada jam yang sama saat matahari sedang menatap halaman sekolah, atap, dan daundaun kering bercampur bungkus permen yang menunggunya pada jam tujuh yang bukan malam, jam sama angka, sama arah dan tunjuk jarum; nyatanya dia sendiri, dan tak mengerti bagaimana bisa ada dua jam tujuh berbeda dalam satu hari yang sama…
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar