Kamis, 23 Desember 2010

tak akan habis cinta

Sepasang manusia, lelaki dan perempuan, berjualan mainan anakanak di emperan toko seberang. Di antara riuh suara takbir, bunyi petasan dan gemerlap bintang warnawarni yang tumbuh di langit malam dari kembang api yang disulut di bumi. Tak satupun mainan laku terjual. Adanya, tiga mangkok kosong bekas wadah es kacang hijau yang habis disantap. Manis sekali, sepasang manusia penjual mainan itu tahu cara bergembira, bermain dengan mainanmainan mereka sendiri. Sepasang manusia yang bahagia, bisa berpesta, berani membeli dan menikmati apa yang bisa dibeli dan dinikmati. Kau berikan senyuman sejuk pada mataku yang mengalirkan bening. Kau begitu baik telah melihat sepasang manusia untukku. Kau selalu masih bisa melihat segala yang indah untukku. Kau selalu masih bisa melihat segala yang indah untukku.  Semua milik kita. Langit malam dan segenap bintangbintang yang tumbuh di sana. Semua milik kita. Tak akan habis cinta, tak akan habis cinta*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar