Jumat, 10 Desember 2010

agape

Setengah batang rokok dibibir lelaki sepi berkata, pada sisa tubuhku mestinya kau jumpai sesosok sahabat saat semua sudah pergi. Tak kau kenal lagi; terlupa hela nafas, melupa hembus udara. Angin malam serupa dendam, tak sabar melahap asap, tergesa membakar tubuhku, waktu pelanpelan ku coba membunuh sunyi malam ini untukmu…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar