by Dian Aza on Sunday, April 3, 2011 at 3:53pm
Kurentangkan langit lebarlebar di atap kamar, kutebarkan remah roti mengundang merpati. Kamarku kini musim semi yang menjatuhkan butirbutir salju terakhir, yang termanis. Merpati terbang lambat, remahremah roti keburu mendarat, diseret sepasukan semut di lantai kamar ke kolong ranjang. Kau tertawa melihatku berperang resah, berebut hujan dengan jalan, berlari meninggalkan sekawanan merpati dan semut di kamarku berebut serpihan roti*
Tidak ada komentar:
Posting Komentar