by Dian Aza on Thursday, April 21, 2011 at 5:49am
Kaubilang bintang itu buat bermain, biar bisa menelengkan leher, memutar kepala, mengerjapkan mata.
Tapi di sini sangat dingin, dan satu bintang terlalu runcing, sudutsudutnya menoreh kening kalau terlalu dekat kupandang. Banyak bintang akan berputar bersama, sudutsudutnya saling berpegang, tak akan menyentuh dan melukai yang melihat dari dekat.
Banyak bintang kauantar, berputar di kepala, lingkaran besar lingkaran kecil, berlari keluar masuk. Bintang tegak dan merunduk. Aku terjatuh. Kau tergelakgelak untuk kepala yang berdenyut, pening kan, pusing kan, kau berbisik mesra.
Hangat mendekat, mendekap. Kupejamkan mata, bintangbintang terus bergandengan, membuat lingkaran besar kecil, berputar keliling kepala, serupa anakanak di halaman sekolah bermain tikus kucing. Aku berbaring mendengar kau tertawa seluas angkasa*
Tidak ada komentar:
Posting Komentar