by Dian Aza on Sunday, April 3, 2011 at 3:30pm
Alangkah teduh, sore jalanjalan sendiri di taman, menyapa matahari, malumalu sembunyi. Sekuntum mawar mengunyah durinya sendiri, tak ingin melukai tangantangan cinta yang berhasrat memetiknya untuk kekasih hati. Betapa baiknya awan memahatmu di atas. Kuangkat tangan menyentuh pucukpucuk daun terendah, kubayangkan diriku seekor ulat bulu yang terjatuh di lehermu*
Tidak ada komentar:
Posting Komentar