Selasa, 28 Juni 2011

bagian

by Dian Aza on Tuesday, April 19, 2011 at 3:04pm
Semakin besar keresahanku adalah tanda semakin besar kejahatanku. Kejahatan yang bahkan tak tahu berbaik hati kepada diri sendiri. Penjahat sejati dipuja macam nabi oleh para pengikutnya karena penjahat sejati mencintai kejahatan dalam dirinya sepenuh hati. Tidak labil, kacau dan pengecut macam bandit kelas teri yang cuma berani mencintai kejahatan dengan sembunyisembunyi, jika ketahuan bandit kelas teri macam aku akan purapura suci, purapura tak kenal pada hantuhantu yang biasanya setia menemani, membantuku merasa nyaman.

Sudah penjahat, pengkhianat pula, apalagi yang kurang, sudah melampaui semua syarat untuk merasa hina. Hukuman dan lukaluka tak akan sudi mendekat, yang serupa itu hanya pantas untuk pemberani yang memilih mati dari pada mesti merengek manja di lutut salah satu hantu, namanya merdu, nurani. Hantu paling bijak, tak kenal belas kasihan, musuh besar manusia setengahsetengah. Janganjangan aku malah kurang dari setengah  manusia*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar