Selasa, 28 Juni 2011

bagian

by Dian Aza on Saturday, April 16, 2011 at 4:20pm
Persis seperti yang kutakutkan, kesenangan sungguh hanya sesaat yang sangat singkat, lebih cepat menghilang dibanding asap. Yang tersisa selalu sesuatu yang lebih dari kesedihan, aku tak tahu namanya, ini abad dua puluh satu, sungguh menakjubkan jika kutemukan sesuatu yang belum bernama, sekalipun itu hanya perasaanku saja, mungkinkah hanya perasaanku saja ? Kalau aku memang begitu istimewa, tentu saat ini aku tidak sedang berada di sini, bersantai bersama teman-teman asingku, tak bisa mengerjakan yang lebih dari pada itu. Teman-temanku, kenapa kalian sering menjadi asing ?

Stop ! Cukup sudah, mestinya aku jera, sudah lama aku belajar bahwa Tuhan tak pernah menjawab pertanyaan. Hanya orang-orang tersesat perlu bertanya, bagaimana aku bisa tersesat kalau tak tahu arah. Tepatnya bukan tak tahu, tapi tak mau tahu*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar