Senin, 10 Januari 2011

twilight

Aku ingin kau di sini, menunggu senja di batas cakrawala, menyimpan katakata dalam rongga dada. Ada hamparan tanya di angkasa, akan jadi apa malam. Bukan sebuah ragu, hanya sekedar saling menakar seterang apa matamu membaca jejakku. Dan waktu selalu jadi orang dungu yang tak paham kenapa kau dan aku masih mencintai senja di setiap langkah. Detak jantungmu begitu merdu, begitu bernyanyi. Biar aku jadi matahari terbenam di malammalammu, demi lagumu tak berhenti*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar