Minggu, 16 Januari 2011

di tikungan malam

Perkenalkan, aku zombie. Sosok itu membungkuk sopan pada setiap tubuh di tikungan.

Tubuhtubuh tak tahu aturan, membalas sapa dangan diam. Aku melihatnya selama barharihari. Dia terus menyebut dirinya zombie, sambil mengulurkan tangan, menggenggam erat apapun di dapat dari sapanya. Menjelang pagi berjalan pelan ke taman makam pahlawan di samping taman kota, menguburkan semua yang di dapat.

Suatu senja, aku berjalan di tikungan mendekati zombie, membungkuk dan bertanya, apa yang kauingin, kaukubur semua yang mereka beri.

Tak ada yang memberikan nyawanya.

Hahh, tentu saja tak ada. Kaukubur di mana nyawamu dulu ?

Kuberikan pada seseorang yang memintanya, pada sebuah malam di tikungan. Aku tak punya harta, hanya punya nyawa.

Ohh…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar