Seorang anak lelaki kecil mendekatiku pagi ini, menatap dengan mata surga, bicara tentang cinta,”Aku menggambar banyak cinta di sekolah, dengan hiasan bunga dan warnawarna indah.”
Aku terpesona pada gerak bibirnya, sangat, “Kau bisa menggambar cinta?”
“Iya, aku sudah bisa. Ibu guru sudah mengajariku.” Kepalanya mengangguk riang.
“Seperti apa kau menggambar cinta, baguskah ?”
“Hmm, masa kau tak tahu, kulihat kau sering menggambar cinta di manamana.”
“Aku ingin tahu gambar cintamu, pasti indah.”
“Pertama seperti menggambar bokong, lalu ada segitiga di bawahnya.” Anak kecil itu berkata dengan mata berbinar. Mengambil secarik kertas dan pensil dari tas sekolahnya, lalu menggambar sehelai daun waru tak beranting, gambar jantung hati yang biasa tertusuk panah.
Aku sungguh tak tahu harus berkata apa, hanya bisa tertawa, tertawa dan tertawa.
Duh…cinta*
Tidak ada komentar:
Posting Komentar