Di sini pagi begitu hening, seperti bubuk kopi paling bawah di dasar gelas, tak tersentuh hangat nafasmu. Terkubur temanteman dalam lembab, mengendap senyap. Merasa putus asa mendengar kau menguap. Bubuk kopi menunggu air mengguyur tubuh, lebur dalam riakriak pagi. Sejuk sejenak, lalu tidur panjang*
Tidak ada komentar:
Posting Komentar