Senin, 10 Januari 2011

puzzle 9

Kau suka durian, aku tidak. Bagiku, durian terasa terlalu tajam dan kejam. Kau bilang di tempat asalmu durian rasanya lebih lembut dan sedap. Aku ingin tahu, bukan rasa duriannya, tapi tempat di mana kau berasal. Kau selalu melukis jika tak sedang makan, minum, atau tidur, aku terlarut di celah waktumu, setara dengan mandi dan buang hajat, sungguh wajar. Dan aku tak keberatan. Setidaknya mencium bau tubuhmu pada setumpuk baju kotor membuat aku sejenak lupa pada rasa jenuh, lupa tentang kota dan aku yang tak saling cinta. Aku mencintaimu, mungkin, begitu juga kau, mencintaiku mungkin. Serba mungkin itu membuat kepala berdenting, membuat kau terus menggambar, aku terus bergerak. Setidaknya kita selalu punya musik*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar