Senin, 10 Januari 2011

puzzle 10

Juga ceritacerita, yang membangun istana dari katakata. Kita bicara tentang italia, rusia, afrika, segitiga bermuda, masih banyak yang lainnya,  seperti anakanak sekolah belajar geografi saja. Aku belum mengenalmu ketika itu. Diamdiam sering kubayangkan kau dengan baju seragam, tas punggung dan batang rumput di celah bibirmu, kau pasti tak punya banyak uang untuk beli sigaret, kau sangat keren. Kalau saja kita bertemu di sebuah tikungan, atau di salah satu lorong di sekolah, mungkin aku akan nekad menabrakmu dengan sengaja, menjatuhkan bukubukuku, hanya agar kita bisa berjongkok bersama memberaskan semua yang berserakan. Semoga kau sempat mencium harum rambutku, dan semoga pula jarijari kita sempat bersentuhan. Jantungku bergetar hebat. Kau harus menanyakan namaku, saat kita berdiri. Aku menjawab lambat, menunda waktu sebisaku di tempat itu. Menyimpannya rapi dalam lipatanlipatan surat yang tak pernah kukirimkan. Betapa anehnya, aku sudah merindukanmu, jauh sebelum kita pernah bertemu*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar