“Marilah kita istirahat sejenak, buku bisa menunggu, mungkin kita boleh pergi keluar, cari udara segar, jalanjalan atau sekedar beli makanan ringan.”
Aku terpana, nyaris tak percaya, kau mengatakan kalimat yang barusan kauucapkan. Setelah sekian lama mengenalmu, aku tahu kau bukan orang yang suka mengambil jeda saat mengerjakan sebuah karya. Kau akan berkutat dalam tempat yang sama tanpa peduli waktu atau apapun selain pekerjaanmu. Bahkan pernah aku berpikir seandainya aku atau si manis, kucing itu, mendadak dijemput ajal sekalipun, kau akan bergeming saja pada jenasah kami, sampai kerjamu usai, aku tersenyum sendiri membayangkan apa yang kukhayalkan, mungkin berlebihan, semoga*
Tidak ada komentar:
Posting Komentar