sudah pagi, bintangbintang lirih pergi.
aku belum letih, terbang lagi, nanti,
saat kau ada waktu, tengoklah awan,
telah kubentuk gumpalan awan serupa sesuatu,
mungkin membuatmu tertwa, bahagia, semoga...
matahari tersenyum, menatapku, berkata, kau lagi !
aku menggelengkan kepala, bukan aku, dia.
dia yang bikin mendung berseri
melebihi matahari, matamu terpejam
rapat menyimpan berkat,
begitu dekat, kurengkuh dalam lengan
cintamu tak bersyarat*
Tidak ada komentar:
Posting Komentar