Senin, 10 Januari 2011

prodeo

Malam mengiba kepada siapa, bulan

Lingkaran berongga malumalu tersenyum di kecut rambut manusia, opera sabun. Pohonpohin tumbang, rebah jadi jembatan. Jurang ingin kusebarangi. Membawa pikulan, satu keranjang di kiri, satu peti di kanan. Wadah untuk madahmadah malam natal. Bintang timur datang. Tubuh meniru batang pohon, terlentang. Kau boleh menggambar apa saja, aku ingin warna. Sebanyak warna baju saudagar dalam peti mati. Anakanak jaman berbaris, membawa keranjang penuh krayon, berbaris menuju tanah makam. Nisan mesti diberi nama.

Saatnya, bulan belajar membaca nama pada semua nisan*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar