Senin, 10 Januari 2011

aswad

“Satusatunya alasan kita masih bersama adalah cinta.”

“Itu dusta!”

“Hah….?”

“Tak perlu purapura buta.”

“Hah…?”

“Tak perlu purapura tuli.”

“Hah…?”

“Sudah tiga kali.”

“Hah…?”

“Empat.”

“Jadi ?”

“Aku lebih suka yang tadi.”

“Hah…?”

Hahaha…kita tertawa bersama, bahagia untuk sesuatu yang tak dimengerti.

Cinta selalu berkata, “Hah…” kepada yang saling memandang, menemukan bayangbayang, terbang, melayanglayang, meninggalkan ruang.

“Bah…!” Begitulah cinta menyayangi dirinya sendiri. meledakkan kepala, menghitung detidetik sebelum tubuh hancur berkepingkeping.

Aku cuma minta seabad untuk tak melepaskan sebuah ciuman. Kau mencibirkan bibir, lalu nyengir, darah mengalir, mewarnai pasir. Senja tercengang, matahari tertahan. Tuhan tak ingat pernah menciptakan kita*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar